Kalian Tahu Perbedaan Kelas TOEFL iBT dan PBT: Mana yang paling Cocok?
Oleh Admin, 20 Apr 2025
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah ujian yang banyak digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris bagi penutur non-internal. Ada dua jenis ujian TOEFL yang umum dikenal, yakni TOEFL iBT (Internet-Based Test) dan TOEFL PBT (Paper-Based Test). Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menilai kemampuan bahasa Inggris, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbandingan kelas TOEFL iBT dan PBT serta memberikan beberapa tips agar dapat meraih skor tinggi TOEFL iBT.
Pertama, mari kita lihat perbedaan format dari masing-masing jenis ujian. TOEFL iBT diselenggarakan secara online, di mana seluruh tes dilakukan melalui komputer dan internet. Ujian ini terbagi menjadi empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Sementara itu, TOEFL PBT adalah model ujian tradisional yang dilakukan dengan cara mencetak lembar ujian. Ujian ini terdiri dari tiga bagian utama: Listening, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension, serta bagian tambahan yang dikenal sebagai Test of Written English (TWE).
Dari segi waktu pelaksanaan, TOEFL iBT umumnya membutuhkan waktu yang lebih lama. Ujian ini berlangsung sekitar 3-4 jam, sementara TOEFL PBT hanya berkisar antara 2-2,5 jam. Hal ini perlu dipertimbangkan ketika memilih kelas TOEFL mana yang lebih cocok bagi Anda.
Dalam hal jenis pertanyaan, TOEFL iBT menawarkan format yang lebih bervariasi, termasuk pertanyaan berbasis multimedia untuk Listening dan jenis tugas yang lebih interaktif dalam bagian Speaking, di mana peserta diharuskan berbicara langsung ke mikrofon. Sementara pada TOEFL PBT, soal-soal lebih berbasis teks dan mungkin terdengar lebih monoton. Ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi peserta yang lebih suka interaksi langsung dan penggunaan teknologi dalam belajar bahasa Inggris.
Jika berbicara mengenai tujuan, banyak institusi pendidikan dan perusahaan lebih memilih TOEFL iBT sebagai standar penilaian, karena kemampuan berbahasa Inggris yang diukur lebih relevan dengan konteks akademik dan profesional saat ini. Sehingga, bagi mereka yang berencana untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, mengikuti kelas TOEFL iBT bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Berbicara mengenai tips untuk meraih skor tinggi TOEFL iBT, persiapan yang matang sangat diperlukan. Pertama, penting untuk memahami format tes dengan baik. Luangkan waktu untuk melakukan simulasi ujian menggunakan soal-soal latihan yang tersedia secara online. Ajukan pertanyaan seputar materi yang dirasa sulit saat mengikuti kelas TOEFL.
Kedua, jangan ragu untuk mencari bantuan tutor atau mengikuti kelas TOEFL untuk tingkatkan keterampilan bahasa Inggris Anda. Melalui kelas-kelas ini, pengalaman belajar akan lebih terarah, dan siswa dapat berlatih secara intensif untuk setiap bagian dari tes. Dalam hal ini, Anda perlu memilih kelas TOEFL PBT atau iBT berdasarkan kebutuhan dan tujuan akademis yang dimiliki.
Selanjutnya, fokuslah pada kemampuan mendengarkan dan berbicara. Latihan mendengarkan dengan mendengarkan podcast atau menonton film berbahasa Inggris sangat membantu meningkatkan pemahaman. Selain itu, berlatih berbicara dengan teman atau tutor dapat meningkatkan kemampuan berbicara Anda, yang merupakan bagian penting dari TOEFL iBT.
Selain itu, penting untuk memperhatikan manajemen waktu saat mengikuti ujian. Pengaturan waktu yang baik selama ujian akan membantu Anda menyelesaikan semua bagian tanpa terburu-buru. Jangan lupa untuk membaca instruksi dengan seksama agar menghindari kesalahan yang tidak perlu.
Dengan memahami perbandingan kelas TOEFL iBT dan PBT serta mengikuti tips-tips untuk meraih skor tinggi TOEFL iBT, Anda akan lebih siap untuk menghadapi ujian ini. Memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan Anda adalah langkah pertama menuju kesuksesan dalam ujian TOEFL.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya